Slideshow

Showing posts with label ☻۩ Tulisanku ۩☻. Show all posts
Showing posts with label ☻۩ Tulisanku ۩☻. Show all posts

Monday, 28 December 2015

Wisata Pantai Ujung Batu


Salah satu objek wisata yang menarik dikunjungi pada saat berada di Barru adalah wisata Pantai Ujung Batu yang terletak di Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru. objek wisata ini sangat menarik, selain itu sangat mudah ditempuh karena hanya berjarak kurang lebih 2 KM dari pusat Kota Barru. Lokasi ini sangat menarik karena memiliki bibir pantai yang indah dan landai, dengan hamparan Pasir yang luas yang bisa digunakan untuk berjemur, dari lokasi ini pula kita dapat melihat hamparan perahu Nelayan dengan berbagai macam aksesorisnya. pantai ini selain didukung view yang lumayan eksotis, juga didukung oleh infrastruktur jalan yang lumayan baik serta dekat dari lokasi sentra perekonomian. Meski pantai ini belum dilengkapi dengan penginapan serta sarana penunjang seperti alat penyelaman, perahu, speed boat atau Banana Boat, satusatunya mungkin yang ada adalah penyewaan ban bagi yang masih takut-takut berenang, namun meski begitu pengunjung akan tetap dimanjakan dengan suasana keindahan pasir serta ketenangan ombaknya. 

demikian sekelumit tentang wisata Pantai Ujung Batu,yang layak dijadikan salah satu destinasi kunjungan khususnya di Libur akhir Tahun ini.

Monday, 13 August 2012

Misteri Lagu "TAKDIR" yang dapat Mendatangkan Mahluk halus

Apa Itu Lagu Takdir ??Lagu Takdir di ciptakan oleh seorang misterius, yang konon lagu ini dapat memanggil hantu bernama Lita .Saat di nyanyikan atau di dengarkan juga bisa mempengaruhi fikiran atau emosi seseorang dengan tiba-tiba .

Sejarah SingkatPenyanyi dan pencipta lagu Takdir ini masih misterius . Namun lagu Takdirini pertama kali berkembang dan muncul di kota Pati Jawa Tengah yang beredar melalui Handphone ke Handphone . Kabar burung yang beredar dari mulut ke mulut konon lagu ini menceritakan tentang seseorang Wanita yang meninggal sebelum sempat menyatakan cintanya kepada seorang laki laki misterius .Lalu seorang laki laki tersebut menciptakan lagu Takdir ini sebagai wujud rasa menyesal karena tidak tau bahwa sang wanita tersebut menyukainya sampai ajal. Dia menciptakan lagu ini penuh perasaan dengan syair yang dalam dan menyayat hati bagi yang mendengarnya.

Berikut Lirik lagu Takdir:

Kularutkan ke malam sunyi
kusandarkan ke Hari yang hitam 
Ku masih terpaku 

Tlah kupanggil angin malam
Ku harapkan kan di hempas
namun semua sia sia kau telah pergi

Reff:
Ketika malam datang 
ku tak bisa melihatmu
ketika pagi datang 
ku tak bisa menyentuhmu
kau telah pergi ...

memang salahku tak pernah tau
tentang isi hatimu
namun sekarang kau tutup mata tuk selamanya

Mitos
Konon siapa saja yang mendengar lagu ini tepat di tengah malam,secara tiba tiba akan berubah pola tingkah,terpengaruh jiwa dan fikiranya. Yang mendengarkan lagu ini akan berubah tingkahnya tanpa sebab yang jelas, ada yang menangis,ada yang bersedih,ada yang diam,ada yang terguncang,ada yang tiba tiba histeris,ada yang di datangin Wanita saat tidur bahkan ada yang pernah mengaku di rasuki Jin perempuan saat fikiran lagi kosong.

Kesaksian
Rumor ini telah sampai di masyarakat bahkan bukan hanya di Pati, namun sudah berkembang di Kota-Kota sekitar Pati seperti Kudus,Semarang,Rembang,Jepara, Blora,dll. banyak kesaksian dari mulut ke mulut tentang lagu ini entah kebetulan atau di lebih lebihkan saja karena beredarnya melalui mulut ke mulut tanpa sumber yang jelas, berikut orang - orang yang mengaku pernah mengalami dampak lagu Takdir

Seorang Siswi di Pati . Dia mendengarkan lagu ini tepat jam stengah 12 Malam melalui Mp3 Yang di dapat dari temanya,setelah mendengar lagu ini dia menjadi linglung selama 2hari fikiranya kosong,selama 2 hari jiwanya seperti di terpenjara di alam lain namun di malam ke-2 ibunya bermimpi ada seorang wanita yang mengantarkan anaknya pulang dan besuk harinya kondisinya mulai membaik dan pulih.
Kemudian Seorang Siswi SMA Swasta di Kudus dia pertama kali mendengarkan lagu ini sebelum tidur jam 1 Dini hari melalui MP3 yang beredar ,dia mengaku setelah mendengarnya 2hari berturut turut dia selalu bermimpi di datangi seorang wanita cantik berbaju Kuning.
Anak-anak tongkrongan yang iseng menyanyikan lagu ini sekitar jam 12an malam dengan menggunakan gitar,ketika lagu ini dinyanyikan baru dapat separuh tiba tiba sesosok wanita berbaju kuning melintas kemudian menghilang .
Seorang guru musik mengaku mencium bau wangi ketika mendengarkan lagu ini pada jam 1 dini hari dan bermimpi di datangi wanita yang lagi lagi berbaju kuning bahkan dia sempat di ajak pergi namun dia menolaknya.
Serta banyak kesaksian lain yang beredar dari yang tiba tiba menangis saat menyanyikan ,ada yang histeris atau gangguan gangguan ghaib seperti suara jejak kaki,suara wanita menangis,suara jatuh dari atas,bau wangi melati,suara orang mengetuk pintu dll. Namun juga banyak yang tidak percaya dan ingin membuktikanya sendiri mendengarkan lagu ini tepat di tengah malam . Di awal dan di akhir lagu ini ada suara berdenging yang cukup buat merinding nah di saat suara berdenging yang terakhirlah suara suara aneh atau penampakan sering terjadi.

Sebenarnya lagu ini lumayan bagus dari segi aransmen dan liriknya,tidak ada yang menyeramkan ,hanya di awal dan di akhir lagu ada efek yang berdenging yang mungkin menambah horor jika di putar lewat tengah malam. Iringan string yang menyayat mungkin juga yang bikin serem seperti alunan lagu kematian,di segi lain tidak ada yang menyeramkan lagi.
Nah setelah kalian tau sejarah lagu ini dan tidak menyeramkan pasti kalian tidak akan takut lagi mendengarkanya. Kalau ingin membuktikan silakan mengajak teman atau sodara buat di puter tepat tengah malam nanti.

bagi yg pengen download lagunya nih Linknya : http://www.4shared.com/get/Rugd75Ug/Misteri_Lagu_Takdir.html

Wednesday, 14 December 2011

Liga Profesional Indonesia Berada DiPeringkat Terendah diAsia

Sebelumnya Admin Mohon Maaf Karena kesibukan jadi jarang menulis tuk blog ini, namun hari ini admin mencoba sedikit menulis opini yang mungkin lagi hangat-hangatnya di bahas mengenai dualisme pengelolaan Liga di Negara kita, tepatnya LSI (Liga Super Indonesia) di bawah pengelolaan PT. Liga Indonesia dengan IPL (Indonesian Premier Liga) dibawah pengelolaan PT. LPIS yang berafiliasi dengan PSSI. Mungkin Banyak yang Pro dan Kontra mengenai keberadaan kedua Liga Ini, yang masing-masing menganggap benar opini masing-masing.
Tapi marilah kita sedikit merunut kebelakang mengenai perjalanan Liga "Profesional" kita.
Mungkin banyak yang belum tahu bahwa sejak 3 tahun yang lalu AFC sebagai Induk Organisasi Sepakbola di Asia telah mengeluarkan satu ketentuan pemenuhan syarat klub profesional bagi klub – klub peserta Liga Profesional yang teregistrasi di AFC.
Ketentuan tersebut harus diimplementasikan selambat – lambatnya 3 tahun sejak AFC mensosialisasikan ketentuan syarat klub profesional. Ketentuan ini dibuat selain untuk melakukan standarisasi kompetisi sepakbola profesional di Asia dan mendorong percepatan kualitas kompetisi suatu negara sehingga ujungnya akan mendorong level dan prestasi sepakbola suatu negara, regulasi ini digunakan juga untuk melakukan grade klub suatu negara untuk mengetahui prosisi negara tersebut terkait kuota AFC Champhion Leage dan Cup.
AFC menetapkan Liga Sepakbola Profesional di Japan, Korea, Qatar, Saudi Arabia, UEA, China, Uzbekistan, Iran, Australia, Thailand dan Indonesia sebagai negara – negara yang wajib memenuhi ketentuan klub profesional tersebut.
PSSI era Nurdin Halid dengan Badan Liga Indonesia di bawah Andi Darusalam Tabusala dan CEO PT. Liga Indonesia Djoko Driyono memiliki kewajiban untuk membantu, mendorong dan mengkondisikan klub sepakbola profesional Indonesia selama 3 tahun terakhir sejak 2008 untuk dapat memenuhi ketentuan – ketentuan sebagai klub sepakbola profesional.
Adapun yang disyaratkan di dalam ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:
Dan setelah 3 tahun berlalu, tahukah anda dimana prosisi Liga Sepakbola Profesional Indonesia termasuk klub-klub di dalamnya ? ini dia posisi kita sesuai dengan penilaian AFC:
 Paling rendah dibandingkan dengan seluruh negara yang diverifikasi oleh AFC, bahkan jika dibandingkan dengan Thailand, Indonesia hanya bisa mengumpulkan point separuhnya saja.

Jadi saya tidak tahu apa yang dilakukan PSSI era NH, BLI dan PT.LI selama 3 tahun terakhir ini jika kemudian AFC mengkasifikasi dan menilai pelaksanaan Liga Profesional ( ISL ) dan klub Profesional Indonesia berada dalam level terendah.
Bahkan yang lebih menyedihkan, dalam dokumen putusan EXCO AFC soal grade klub profesional di Asia, ada pernyataan AFC sebagai berikut :

"Indonesia will not be allowed to get an ACL direct slot since they failed to meet many items of AFC Champions League Criteria; however, it will be given one ACL play-off slot to support the development of football in Indonesia."

Indonesia dengan ISL-nya di bawah PT. LI  dinyatakan AFC sebagai gagal menenuhi banyak kriteria dan hanya belas kasih AFC lah untuk membantu pengembangan sepakbola di Indonesia, Indonesia kemudian diberikan 1 jatah slot play off di AFC Champhions League, menyedihkan.
Padahal dengan standar kompetisi yang coba dibuat oleh PSSI dan PT. LPIS di era sekarang ini, Indonesia sebenarnya harusnya mendapatkan jatah slot maksimum sebesar 4 wakil sesuai dengan hitungan AFC sebagai berikut :

Coba kita lihat berapa jumlah maksimal klub sepakbola profesional yang direstui AFC berputar di dalam Liga Profesional di Indonesia, ya benar ada 24 klub dengan maksimum ACL Slot 4 klub
Nah, kondisi seperti ini harusnya menjadi perhatian dan pemikiran klub sepakbola Indonesia yang mengaku profesional bahwa ternyata level kita di Asia selama ini sangatlah mengecewakan. Kita semua ( PSSI era Nurdin, BLI dan PT. LI, Klub, Supporter, Pengamat sepakbola, Media ) telah membuang 3 tahun waktu yang diberikan AFC kepada kita untuk membenahi diri kita dan PT. LI dengan ISL nya yang sudah terbukti gagal menurut penilaian AFC dan beberapa klub yang entah mengapa tidak bisa berfikir jernih ditambah beberapa EXCO PSSI yang entah berfikir untuk apa masih juga belum sadar bahkan menambah ruwetnya sepakbola Indonesia dengan tidak mau bergabung dengan langkah – langkah yang sedang dilakukan Federasi ( PSSI era Djohar Arifin ) untuk berusaha berjuang menaikkan level sepakbola kita baik secara level kompetisi, level klub dan level prestasi di Asia.
Kita tidak bisa memaksa Jepang, Korea, Qatar, Iran, Saudi untuk turun level sehingga sama levelnya dengan kita, tapi kita yang harus bekerja keras dan berjuang menaikkan level kita sehingga berada di level yang sama dengan para raksasa sepakbola Asia tersebut dan itu semua bisa terwujud jika pembenahan sepakbola dilakukan dengan road map yang benar, tidak diganggu dan tidak di politisasi.
Saya cukup terkejut dengan pernyataan bahwa hanya PT. LI, Djoko Driyono, Nirwan  Bakrie dan ISL yang paling pantas mengelola sepakbola profesional di Indonesia, 3 tahun berlalu sepakbola ditangan mereka dan lihatlah dimana posisi Indonesia saat ini. Masihkah kita percaya bahwa mereka yang terbaik ?
Memang benar bahwa PSSI di era Arifin Djohar juga memiliki beberapa catatan, tapi jika melihat usia mengelolanya yang masih 5 bulan dan terus diganggu oleh kekuatan lama yang tidak mau tahu diri rasanya kita harus memberikan kesempatan kepada PSSI untuk melakukan rencana kerjanya memperbaiki level sepakbola Indonesia. Mungkin setelah 1 tahun kita akan bisa mengukur dengan baik dan jernih berdasarkan variable ukur yang sudah lebih jelas.
Korban pertama dari kelakukan PT. LI dengan ISL –nya adalah Persipura Jayapura yang tidak dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan AFC kepada Indonesia di ajang AFC Champhions League.
PSSI sebenarnya sudah mendaftarkan Persipura pada tanggal 31 Oktober 2011 ( jadi tidak benar bahwa PSSI tidak mendaftarkan Persipura ke AFC seperti yang disampaikan beberapa pihak belakangan ini di Media dan jejaring sosial )

Hanya kemudian ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi oleh Persipura sebagai syarat kepesertaan AFC Champions League berdasarkan regulasi AFC dan itu akibat dari terbujuknya Persipura mengikuti ISL nya Djoko Driyono yang jelas – jelas berada di luar struktur kompetisi yang diakui seluruh federasi ( PSSI, AFC, FIFA )
Di dalam regulasi AFC soal kriteria klub peserta ACL disebutkan :
Club who participate in ACL 2013 must be authorized as a licensee from the Member Association / League, which are the licencor by 2013 in accordance with the appoval prosedure in the Club Licensing Regulations. The league governing body is legal entity governed by its football association. The league has an auditor.
Di ketentuan yang lain disebutkan sebagai berikut :
(a) It recognises as legally binding the statutes, rules and regulations and decisions of FIFA, AFC, The National Association and if they exist of the national league
(d)  at national level, it will play in competitions that are recognises an d endorses by the national association ( e.g national champhionship, national cup )
untuk melihat semua regulasi tersebut anda tinggal masuk ke situs AFC di http://www.the-afc.com/en/resources/regulations-a-guidelines
Jadi ketika kemudian PSSI menyampaikan sebuah fakta bahwa Persipura memilih untuk tidak bermain di struktur kompetisi resmi di bawah PSSI, maka AFC dengan kewenangannya membuat keputusan berdasarkan fakta – fakta yang disampaikan oleh PSSI untuk mencoret Persipura sebagai salah satu peserta play off ACL 2012. Regulasi lah yang mencoret kepesertaan Persipura, tapi kalau kita mau jujur menilai siapa yang sebenarnya mencoret Persipura maka kita harus jujur mengatakan – rayuan bodoh dan gombal – nya PT. LI dan ISL serta Djoko Driyono lah yang telah menyebabkan Persipura memposisikan dirinya untuk di coret sebagai peserta play off ACL,  jadi mengapa kemudian sekarang ada langkah – langkah sistematis yang menyalahkan PSSI terkait hal ini bahkan sebagai pintu masuk untuk pelaksanaan KLB, bukankah PSSI sudah menjalankan fungsinya dengan baik dan benar sesuai dengan regulasi, mereka mendaftarkan Persipura pada tgl 31 Oktober 2011 dan mereka juga menyampaikan fakta – fakta soal Persipura kepada AFC, Persipura harus berani menanggung konsekuensi dari langkah yang sudah diambil. Persipura bukannya tidak tahu bahwa jika ia memilih bersama Djoko Driyono dan ISL ia akan kehilangan kesempatan bermain di ACL sebagaimana yang disampaikan oleh Benhur Tommy Manu Ketua Umum Persipura ke beberapa media jauh sebelum Persipura akhirnya memilih bergabung dgn Djoko Driyono dan ISL nya.
Korban kedua tentunya adalah Klub dan para pemain, pengakuan BOPI yang hanya memberi izin PT. LI untuk menyelenggarakan Turnamen dan bukan Liga telah membuka mata kita bahwa klub dan pemain yg bermain di ISL sudah terperangkap dalam kebohongan yang dibuat oleh Djoko Driyono dkk.  Mereka menjadi klub dan pemain yang bukan apa – apa, bukan siapa – siapa dan tidak akan kemana – mana dalam struktur kompetisi sepakbola Indonesia.
Coba lihat struktur kompetisi mana yang diakui FIFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola dunia, anda tinggal masuk ke situs FIFA untuk melihat bahwa saat ini FIFA hanya mengakui struktur kompetisi resmi di bawah PSSI dan PT. LPIS – Indonesia Premier League.
Sumber: http://www.fifa.com/associations/association=idn/nationalleague/results.html  
Saya jadi cukup kaget, kecewa dan sedih juga ketika ada pemain klub ISL yang dengan bangganya mengatakan lebih baik memilih klub daripada bermain untuk Team Nasional bahkan ada yang dengan bangganya mengatakan bahwa – bisa apa Team Nasional tanpa kami – padahal mereka saja tidak bisa memberikan prestasi apa – apa bagi bangsa ini. Jika saya adalah pelatih team nasional saya sudah pastikan tidak akan merekrut pemain model begini kedalam sebuah team nasional sebelum dia belajar arti loyalitas kepada bangsa dan loyalitas kepada bangsa itu bukan sesuatu yang dikatakan di depan media, ditulis di dalam sebuah blog pribadi atau dinyatakan dalam curhat di twitter, loyalitas itu harus di buktikan dengan sikap dan tindakan bukan sekedar kata-kata dan curhat lebay di twitter.
Saatnya sekarang seluruh insan sepakbola Indonesia menyadari mau dibawa kemana masa depan sepakbola Indonesia, dengan fakta - fakta yang dirilis oleh AFC dan FIFA tadi harusnya membuka mata siapa saja untuk melihat siapa sesungguhnya yang menyebabkan kisruh sepakbola Indonesia 3 tahun belakangan ini. Kita berharap PSSI yang secara legal adalah federasi yang sah dari sisi hukum formal dan regulasi FIFA/AFC untuk dapat memerankan dirinya dengan benar melakukan pembenahan sepakbola nasional, dimulai dengan secara bijaksana mengundang klub - klub yg saat ini mungkin sedang lupa untuk berbicara dari hati  ke hati seperti bapak kepada anaknya. Mungkin mereka memang nakal dan harus di hukum, tapi lakukanlah dengan bijaksana. kalaulah kemudian mereka tetap membandel untuk tidak kembali ke Rumah Sepakbola yang resmi, itu adalah sebuah pilihan, kita harus menghormati itu, dan ketika telah memilih mereka seharusnya konsekuen terhadap dampak dan akibat yang akan diterima dari pilihan tersebut, jangan jadi pengecut dan jangan jadi pengganggu !
Semoga penilaian AFC dan FIFA soal sepakbola kita lebih jujur dan membuka mata hati kita semua atas semua kisruh yang terjadi di sepakbola kita saat ini.
Kita sebagai penikmat sepakbola dan menginginkan kemajuan sepakbola jangan sampai terlarut dengan opini yang sebenarnya tidak kita ketahui jelas akar permasalahannya, akhir kata, smoga tulisan ini berguna buat pembaca skalian, salam satu hati, satu jiwa, Majulah Sepakbola Indonesia...!!!

Tuesday, 6 September 2011

Perbedaan Nasib Veteran Indonesia dan Amerika (Memiriskan)

Beberapa waktu lalu kita baru saja memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 66, kemerdekaan bagi kita sang penerus bangsa memanglah sangat berarti, namun benarkah kita sudah benar-benar merdeka? Ingatkah kita dengan para pejuang yang telah berdarah-darah dan berlinang air mata hanya untuk kita sang penerus bangsa yang mereka kira akan lebih baik dari jaman kolonialisme dahulu.

Sayangnya cita-cita tersebut sepertinya belum kesampaian.. lihatlah sekarang fakta yang ada, dan ini masih terus berlangsung dari tahun ke tahun, kali ini saya bukan mau bicarakan kesusahan kita melulu, tapi kali ini saya mau memperjuangkan sedikit tentang veteran RI dimasa kini, paling tidak kita tau. kita bandingkan dengan veteran perang di Amerika seperti dibawah ini. 

Mereka diberikan tempat yang layak untuk menghabiskan sisa hari tua 
 
Bandingkan dengan Veteran di Indonesia 
 
menunggu detik-detik terakhir rumah renta mereka itupun terkadang disita/digusur. 
lalu mereka mau tinggal dimana? 

Veteran Amerika 

Mereka diberikan santunan dana serta jaminan kesehatan 

Bandingkan dengan Veteran di Indonesia 

Masih harus berjuang menuntut hak mereka, padahal kalo dipikir. itu bukan hak mereka, tapi memang KEWAJIBAN mereka saudara-saudara! 

Veteran Amerika 

Mereka diperlakukan bak seorang pahlawan dilingkungan tempat tinggalnya 

Bandingkan dengan Veteran di Indonesia 


Hanya muncul untuk mengisi acara kemerdekaan 17 agustus di beberapa stasiun TV, setelah itu? siapa peduli!? 

Dan inikah orang-orang yang kini mengemban "tanggungjawab" yang diamanahkan untuk meneruskan  perjuangan dari para pahlawan kita? 


Sedangkan dulu hanya demi "menancapkan" bendera merah putih saja mereka rela untuk bertumpah darah!

  

Coba bandingkan lagi dengan yang satu ini.

Seorang veteran yang tidak lebih adalah seorang tua renta dan tidak pernah menuntut apa-apa selain hidup tenang di sisa hayatnya.


 atau yang ini?


Masih minta naik gaji, mobil mewah, gedung baru, apalagi tingkah laku beberapa anggotanya yang kita mati rasa.

Cukup semua itu untuk membuka mata kita tentang nasib mereka kini, Saya disini bukan menjadi sok pahlawan. tapi karena ini memang perlu saudara-saudara! anggaran APBN tidak akan habis hanya untuk menyantuni mereka wahai pak presiden! bukankah BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANNYA? atau kalimat itu hanya sebuah khiasan untuk membesarkan hati para veteran di hari kemerdekaan?
Semoga Para veteran kita yang berada di Barru tidak mengalami hal seperti diatas, Ingatlah Wahai Bapak-bapak "Pemerintah", Ingatlah Bahwa 20 atau 30 Tahun kedepan mungkin saja kita sudah tidak memiliki lagi veteran yang dapat menceritakan secara langsung kisah perjuangan mereka, biarkanlah mereka meinkmati sisa hidup mereka dengan tenang dan bahagia...!!!



Friday, 22 July 2011

MaffkanKa' Semua

DOSA TELAH KUSEBARKAN
KESALAHAN TELAH KUTABURKAN
AMARAHMU,EMOSIMU
MUNGKIN TAK MAMPU MEMAAFKANMU

SAHABAT...
CANDAKU MUNGKIN MEMBUAT ANGKARAMU
TAWAKU MUNGKIN MEMANCING EMOSIMU

SAHABAT...
AKU BUKANLAH PUJANGGA
AKU HANYALAH MANUSIA YANG SUKA BERCANDA
JIKA AKU MENYAKITKAN HATIMU
BILA AKU MEMANCING ANGKARAMU
TUK MENYONGSONG HARI ESOK YANG LEBIH BAIK
MAKA MAAFKANLAH SALAHKU
AMPUNILAH KEKHILAPANKU

SAHABAT...
BERILAH SAYA SATU KALI KESEMPATAN
BERILAH SAYA SATU KATA DARI BIBIR INDAHMU
"KUMEMAAFKAN SEMUA SALAHMU"
BILA KAU TELAH MEMBERIKAN MAAFMU
BILA KAU TAK INGIN BERCANDA DENGANKU
JAUHILAH LAH AKU
DENGAN TULUS DAN IKHLAS KUKATAKAN
AKU MEMBERIKAN MAAFKU UNTUKMU

SELAMAT MENYAMBUT IBADAH PUASA RAMADHAN 1432H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Wednesday, 20 July 2011

Uang 10 Ribu Membuatku Sadar dan Bersyukur

Ini Adalah cerita dari seorang sahabat yang bernama Budiman Arif. Suatu Sore Ia menemani istri ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai mereka membayar semua barang belanjaan. Tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan. Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!" Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala ia tahu jumlahnya dan ternyata itu tidak mencukup kebutuhannya, ia kemudian menguncupkan jari-jarinya dan ia arahkan kearah mulutnya, kemudian ia memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke arah mulutnya. Seolah ia berkata dengan bahasa isyarat, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan." Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!" Ironisnya meski ia tidak menambahkan sedekahnya malah istri dan putrinya Budiman menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan.
Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang adalah tanggal dimana ia menerima gajian dari perusahaannya, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekeningnya. Ia sudah berada di depan ATM. Ia masukkan kartu ke dalam mesin tersebut. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncullah beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening. Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Kemudian uang itu ia lipat menjadi kecil dan ia berniat untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah. Budiman memberikan uang itu. Lalu saat sang wanita melihat nilai uang yang ia terima betapa girangnya dia. Ia berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!" Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana. Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya. Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!" Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman menyatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis, namun Budiman melanjutkan kalimatnya: "Bu...aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa! Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah. Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah." Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang suka lalai atas segala nikmat-Mu.




Sunday, 17 July 2011

Bidadari

Bidadariku,
Namamu tak terukir
Dalam catatan harianku
Asal usulmu tak hadir
Dalam diskusi kehidupanku

Wajah wujudmu tak terlukis
Dalam sketsa mimpi-mimpiku
Indah suaramu tak terekam
Dalam pita batinku
Namun kau hidup mengaliri
Pori-pori cinta dan semangatku

Sebab

Kau adalah hadiah agung
Dari Tuhan
Untukku
Bidadariku











Puisi Fahri dalam Buku Diarynya (Ayat-Ayat Cinta)
Dedicated to the Little Angel,especially to you...

Saturday, 16 July 2011

Apa Yang Anda Pikirkan Stelah Membaca Tulisan Ini...???

suatu petang ketika orang2 sedang sibuk berebut waktu untuk segera pulang kerumah masing2 setelah melakukan rutinitas pekerjaannya, di sebuah halte busway terlihat seorang bapak dengan 3 anaknya yang masih kecil2.
Mereka sedang menunggu datangnya busway yang sebentar lagi akan membawa mereka pulang.
ketiga anak itu berusia sekitar 8,5 dan 3 tahun.
Anak terkecil bagaikan seorang putri, ia begitu cantik dalam dekapan sang bapak.sedangkan kedua anak lainya yang putra sedang asyik bermain-main kesana kemari.itu lah ciri anak seantero dunia.
tibalah saatnya busway ditunggu datang.
para penumpang pun seperti robot yang diperintahkan sama bergegas menuju pintu masuk busway, termasuk sang bapak dan ke3 anaknya.
kemudian keluarga itu dapat duduk di kursi busway yang disusun seperti kereta api listril(KRL).
lalu ke2 anak laki2nya beranjak dari kursinya dan bermain petak umpet di sela2 tubuh orang dewasa yang sebagian besar mengisi ruang busway itu.mereka sambil berteriak girang.
terlihat beberapa penumpang yang wajahnya menjadi begitu muram.mereka merasa tidak nyaman dengan kegaduhan itu.hingga akhirnya ada seorang penumpang pria yang ketus menyatakan protesnya ke sang bapak,
“pak,tolong anaknya di atur ya, disini kan penumpang juga ingin tenang, sudah capek kerja, eh pulang kok masih aja ada yang ganggu!!”.
lalu sang bapak sambil menggendong putrinya pun menjawabnya dengan senyum, “maaf ya mas? ibu mereka baru saja meninggal sore ini di rumah sakit, dan saya belum mengatakan hal ini ke mereka.nanti begitu sampai rumah saya akan mengatakannya, biarlah mereka merasakan kegembiraan yang menjadi hak mereka, karna saya merasa mereka akan banyak kehilangan kegembiraan setelah tahu bahwa ibu yang biasa mengasuh mereka dan menyayangi mereka setiap saat sudah tidak bersama mereka lagi selamanya,, mas tidak keberatan kan, kalau mereka bermain sebentar saja di bus ini?”.
mendengar apa yg dibicarakan sang bapak,sebagian penumpang yang mendengarnya lalu terdiam dan merenung, termasuk sang pria yang baru saja memperotes sang bapak dengan ketus, tiba2 mereka teringat akan kasih sayang dan kesalahan2 yang pernah mereka perbuat kepada ibunya.

Keutamaan Malam Nifsu Sya'ban

Tak terasa bulan ramadhan sebentar lagi datang,sebagai umat muslim kita wajib bersyukur masih diberi kesempatan olehNya untuk kembali berada dalam bulan tersebut.
Malam Ini Merupakan malam yang bertepatan dengan pertengahan bulan Sya'ban atau lebih dikenal sebagai malam nifsu sya'ban. Namun banyak dari kaum muslim yang tidak mengetahui keutamaan dari malam nifsu sya'ban,saya yakin banyak diantara umat (yang mengaku) muslim yang bertanya-tanya apa yang dimaksud malam nifsu sya'ban,serta apa yang semestinya atau keutamaan yang bisa diperoleh pada malam tersebut.berdasarkan hal itulah saya akan sedikit menguraikan tentang keutamaan malam nifsu sya'ban.
Malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang Spesial. menurut imam Ghazali pada malam ke-13 bulan sya’ban Allah SWT memberikan 1/3 syafaat kepada hambanya. sedangkan pada malam ke-14. syafaat itu di berikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15, umat islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama setehun. Pada malam 15 bulan Sya’ban inilah semua catatan perbuatan mausia akan dinaikan kehadapan Allah SWT. Katena itu para ulama menganjurkan agar pada malam nisfu sya’ban kita melakukan ibadah terutama untuk memohon ampun, rezeki dan umur yang bermanfaat.
Berikut ini adalah beberapa Hadits tentang nisfu sya’ban tentang Keutamaan-keutamaan Malam Nisfu Sya’ban yang di ambil dari kitab Riyadhus shalihin.

1243. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Seutama-utama berpuasa sesudah bulan Ramadhan ialah dalam bulan Allah yang dimuliakan – yakni Muharram – dan seutama-utama shalat sesudah shalat wajib ialah shaliatullail – yakni shalat sunnah di waktu malam.” (Riwayat Muslim)

1244. Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya:”Tidak pernah Nabi s.a.w. itu berpuasa dari sesuatu bulan lebih banyak daripada Sya’ban, kerana beliau s.a.w. itu berpuasa dalam bulan Sya’ban itu seluruhnya.” “Dalam suatu riwayat disebutkan:  “Beliau s.a.w. itu berpuasa dalam bulan Sya’ban, melainkan sedikit sekali yang tidak – yakni sebahagian besar dalam bulan ini dipuasai.” (Muttafaq ‘alaih)

1245. Dari Mujibah al-Bahiliyah dari ayahnya atau dari paman-nya – yakni saudara lelaki dari ayahnya, bahawasanya ia – ayah atau pamannya itu – mendatangi Rasulullah s.a.w. kemudian pergi lagi. Selanjutnya ia mendatangi Rasulullah s.a.w. lagi sesudah setahun, tetapi hal-ehwal serta keadaan tubuhnya telah berubah. la lalu berkata: “Ya Rasulullah, apakah Tuan tidak mengenal lagi kepada saya?” Beliau s.a.w. bertanya: “Siapakah engkau?” la menjawab: “Saya adalah al-Bahili yang datang pada Tuan tahun yang lalu.” Beliau s.a.w. lalu bersabda: “Apakah yang menyebabkan perubahan dirimu, padahal engkau dahulu baik sekali keadaan tubuhmu?” la menjawab: “Saya tidak pernah makan sesuatu makanan sejak saya berpisah dengan Tuan dahulu, melainkan di waktu malam.
Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: “Kalau begitu, engkau telah menyiksa dirimu sendiri,” kemudian beliau s.a.w. melanjutkan sabdanya: “Berpuasalah dalam bulan Shabar – yakni bulan Ramadhan – dan sehari saja dalam setiap bulan lainnya.” la berkata: “Tambahkanlah itu untuk saya, sebab sesungguhnya saya masih ada kekuatan lebih dari itu.” Beliau s.a.w. bersabda: “Berpuasalah dua hari.” la berkata: “Tambahkanlah!” Beliau s.a.w. bersabda: “Berpuasalah tiga hari.” la berkata: “Tambahkanlah!” Beliau s.a.w. bersabda: “Berpuasalah bulan-bulan mulia – iaitu Rajab, Zulqa’dah, Zulhijjah dan Muharram – dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah.” Beliau s.a.w. bersabda demikian dengan menunjukkan tiga buah jari-jarinya lalu mengumpulkannya dan kemudian membukanya – maksudnya tiga hari
puasa lalu tiga hari tidak dan demikian seterusnya.
(Riwayat Abu Dawud)
Demikianlah sedikit uraian mengenai Keutamaan Malam Nifsu Sya'ban, semoga menambah wawasan dan pengetahuan bagi teman-teman skalian yang belum mengetahuinya.

Monday, 11 July 2011

Kapankah...???

"Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka,
bukan golonganku"
Hampir berbulan-bulan, bunyi hadist Rasul diatas tak pernah hilang dari pikiranku, yah wajarlah status bujang dan umur yang dah lewat seperempat abad ikut menjadi andil kenapa hadits ini yang paling cepat saya hapal dibandingkan hadits-hadits yang lain. Hingga suatu hari kembali lagi satu hadits menambah koleksi hafalanku yang berkaitan dengan kualitas ibadah orang-orang yang belum menikah.
"Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah
berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang
diamalkan oleh jejaka (atau perawan)"
Sehingga keinginan tuk meningkatkan kualitas ibadah dan tetap menjadi golongan Rasul penghujung Juni kemarin semakin menggebu-gebu. 1 : 35 rasio kualitasnya, membuatku kadang merasa sia-sia melakukan kewajibannya. Hanya satu Jawabannya dan tak ada lain, Menikah...!!! (Harus Itu, Maka Tidak Bisa Tidak..hehehheee...)
Mirip dengan hukum logika yang kupelajari ketika masih kuliah kemarin. "Jika dan Hanya Jika". Jika ingin meningkatkan kualitas ibadah hanya jika kita sudah menikah. Hari ke hari, godaan meninggalkan kewajiban dengan alasan kualitas dan bukan bagian ummatnya menjejali setiap sel otakku. Gelisah jika bukan bagian dari ummatnya dan kesia-sian menjalankan ibadah. Belum sempurna, pikirku. Sampai suatu subuh, tidur-tiduran di atas sofa, Seorang Ustad yang setiap subuh tampil di salah satu TV swasta, entah dari mana awal pembicaraan, dia mengutip  
"Kuu Anfusakum Wa Ahlikum Naaro"

Jauhkanlah dirimu dan Keluargamu dari Api Neraka, Ustad itu melanjutkan interpretasinya "Ada dua yang harus diperhatikan dalam ayat ini, yang pertama tentang keselamatan diri kita dan yang kedua adalah keselamatan keluarga kita. Jadi kalau anda ingin menikah, maka yang pertama harus kita tingkatkan adalah kualitas ibadah diri kita dulu, sebagai IMAM, panutan di keluarga anda, jadi selamatkan dirimu dulu, tingkatkan kualitas ibadahmu dulu baru...."
Masih panjang uraian ceramah ustad itu tapi kuhaturkan banyak terimakasih karena mungkin ini jawaban yang kucari. Alhamdulillah...!!!
Tapi kudu diIngat juga jangan lah akibat interpretasi kata diatas kemudian melupakan MENIKAH, terus terang saya pribadi sudah sangat menginginkannya saat ini, Pertanyaannya skarang buat saya adalah: KAPANKAH...???
heheheeheee...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More